Hallo sobat dosenkampus.com, saya menyadari hal itu pasti yang kerap hadir dibenak fikiran teman-teman ketika sudah lulus menjalani masa belajar di bangku kuliah.
Secara keseluruhan, pendidikan itu penting, untuk membuat otak aktif mengenal berbagai macam jenis ilmu.
Jika sudah masuk ke jenjang masa kuliah, pasti fikiran terkait skill menjadi salah satu hal yang membantu teman-teman untuk naik ke level mencari pekerjaan dan uang.
Ketika dibangku perkuliahan, pasti jurusan menentukan tujuan akhir dari kelulusan, dimana teman-teman akan menuju level kehidupan untuk bekerja, dan mengumpulkan uang.
Akan tetapi tidak semua orang memiliki keberuntungan yang sama.
Ada juga yang terkadang dengan dia kuliah, lalu lulus, dan bingung mau ke mana dia nantinya.
Sepakati bahwa ini adalah sebuah opini, dimana mungkin saya pernah mengalami hal yang sama dengan teman-teman setelah pasca lulus dari bangku perkuliahan.
Banyak hal diluar sana yang terkadang saya belum tau (gelas kosong), yang terakadang belum terisi begitu baik ketika menjalani akademisi di perkuliahan. Ketika terjun di industri, banyak sekali problem yang harus dihadapi tanpa mengedepankan akademisi.
Akademi itu penting, namun tidak 100% dapat digunakan di dunia industri pekerjaan.
Tahap Awal
Ketika teman-teman sadar bahwa setelah lulus kuliah harus mencari pekerjaan, maka jangan pernah memilih-milih terkait pekerjaan teman-teman. Karena diluar sana, industri cenderung berpihak pada orang-orang yang memiliki skill dibanding teori.
Jadi lakukan untuk menimba banyak ilmu, baik sebidang dengan jurusan atau tidak sama sekali.
Tahap Kedua
Jangan pernah merasa bahwa kalau kamu sarjana gaji kamu harus tinggi. TIDAK!
Kamu harus sadar diri bahwa kamu adalah telur yang baru saja menetas, dan perlu menimba banyak ilmu di industri yang bergerak begitu cepat ini. Artinya, kamu harus siap menerima gaji berapapun asal kamu mendapatkan ilmu +1 dibanding lingkungan sekitar kamu.
Tahap Ketiga
Upgrade skill dan jadilah nomor 1 dibidang yang memang teman-teman senangi. Hal itu akan sangat membantu untuk memberikan affiliasi network terhadap skill yang teman-teman miliki. Bisa dengan mencoba untuk ikut kelas editing, kelas berbicara, atau lain sebagainya.
Tidak banyak dari anak kuliah setelah lulus hanya menjadi anak tongkrongan, berandai-andai dan lain sebagainya.
Jika kamu sudah bekerja langsung setelah lulus kuliah, maka kamu +1 dari orang dilingkungan sekitar kamu.
Bagaimana saya sebut bahwa perkerjaan dan gaji adalah awal. Saya sadar betul bahwa jalan hidup teman-teman kuliah bisa berbeda-beda, mungkin ada yang bisa menjadi seorang excecutive di usia muda.
Atau bahkan ada yang menjabat sebagai seorang manager, supervisor, bahkan kariyawan biasa seperti kurir, ojol, dan lain sebagainya.
Intinya, ketika kamu mendapatkan perkajaan pertama, jangan pernah merasa malu, karena ini merupakan tahap awal dan bukan akhir dari karir kehidupan kamu.
Kamu harus sadari, bahwa dunia kuliah dengan dunia kerja itu 180 derajat berbeda, sangat jauh berbeda.
Dimana di ruangan kelas kamu diajarkan sebuah teori dan pendidikan, maka di dunia kerja kamu harus bisa mempermudah pekerjaan, dan create money.
Artinya, kamu harus benar-benar memiliki pengalaman untuk membuat pekerjaan kamu menjadi lebih mudah, lebih baik, dan grow bonus yang kamu dapatkan adalah uang.
Mungkin itu adalah tahap awal yang bisa kamu coba, selain setelah bekerja, kamu harus membaca ini sebagai pedoman dalam mengelola keuangan kamu : Apakah Mengenal Investasi Sejak Masa Kuliah Itu Perlu?
Saya adalah pemuda yang suka tentang dunia online. Memiliki hobi berbagi informasi melalui website.